Bekasi /
Follow daktacom Like Like
Senin, 19/08/2019 12:14 WIB

Sejarawan: Bekasi Lebih Untung Bergabung ke Jakarta

Ondel ondel yang merupakan budaya Betawi
Ondel ondel yang merupakan budaya Betawi
BEKASI, DAKTA.COM - Wacana penggabungan Kota Bekasi yang masuk dalam Provinsi Bogor Raya, menerima penolakan dari berbagai pihak.
 
Menurut Sejarawan Bekasi, Ali Anwar apabila Bekasi bergabung bersama Provinsi Bogor Raya, maka warga Bekasi akan lebih menderita.
 
"Karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bekasi jelas lebih besar ketimbang Bogor. Lebih baik ke DKI, karena APBD-nya tidak jauh beda," ucap Ali Anwar kepada Dakta, Senin (19/8).
 
Ia menyatakan, ketimbang bergabung bersama Bogor Raya, Bekasi akan lebih menguntungkan jika kembali bergabung dengan DKI Jakarta.
 
"Setuju banget Bekasi kembali ke Jakarta. Secara histori, kultur Betawi, pengamanan, kehidupan masyarakat yang metropolis lebih sama karena Jakarta dengan Bekasi pernah jadi satu. Cepat atau lambat Bekasi-Jakarta akan kembali menyatu," tuturnya.
 
Menurutnya, dahulu Bekasi lebih menginginkan bergabung ke DKI Jakarta bukan ke Jawa Barat. Sebab budaya Bekasi lebih ke Betawi bukan Pasundan.
 
Selain wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bahkan melontarkan pernyataan yang ingin menggagas provinsi baru, yaitu Pakuan Bhagasasi yang meliputi Karawang, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, Bogor, dan Cianjur.
 
"Kalau pembentukan provinsi baru, yang akan sejahtera hanya eksekutif, legislatif, dan politisi. Sementara rakyatnya tetap menderita," ucapnya.
 
Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dan Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan wacana baru dengan membentuk Provinsi Bogor Raya.
 
Pemekaran wilayah itu merupakan langkah untuk mengantisipasi perkembangan penduduk Kota dan Kabupaten Bogor yang setiap tahun mengalami peningkatan.
 
Dalam wacana itu, Provinsi Bogor Raya akan menggabungkan 10 kota/kabupaten yakni, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Bogor Timur, Bogor Barat, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. **
 
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 192 Kali
Berita Terkait

0 Comments