Nasional /
Follow daktacom Like Like
Sabtu, 17/08/2019 18:26 WIB

Hari Kemerdekaan Indonesia, MUI Ajak Umat Kembali Bersatu

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid
Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid

JAKARTA, DAKTA.COM - Dalam rangka memperingati dan memaknai Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 74, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak seluruh komponen bangsa untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan mengokohkan konsensus nasional bahwa NKRI yang berdasarkan Pancasila adalah bentuk final dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

 
"Kemerdekaan Indonesia harus dapat menyatukan keanekaragaman budaya, bahasa, etnis, suku, ras, golongan, dan agama, karena kebhinnekaan merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus terus dipelihara dan dijaga dengan semangat persaudaraan dalam bingkai NKRI," papar Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid dalam keterangan persnya, Sabtu (17/8).
 
MUI mendorong kepada pemerintah untuk terus melakukan ikhtiar untuk mewujudkan cita-cita proklamasi dan tujuan bernegara yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
 
"Kami merasa sangat prihatin melihat kondisi bangsa saat ini, mulai terjadi keretakan dan memudarnya semangat nasionalisme, patriotisme dan persaudaraan diantara warga bangsa. Hal tersebut ditandai dengan menguatnya sikap individualisme dan perilaku eksklusivisme kelompok yang mengusung tema primordialisme, sikap permisif masyarakat terhadap paham radikal yang menentang lambang dan simbol negara dengan dalih agama, dan merasuknya paham liberalisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan dalih kebebasan berdemokrasi dan hak asasi manusia," lanjut Zainut. 
 
MUI juga melihat sudah mulai terjadi gejala mengikisnya nilai-nilai budaya bangsa. Hal tersebut ditandai dengan semakin lemahnya ikatan sosial antarmasyarakat, longgarnya nilai etika, hukum dan agama, sehingga banyak melahirkan penyimpangan perilaku sosial di masyarakat. 
 
"Seperti perilaku sadisme, penyalahgunaan narkoba, penyebaran hoaks, fitnah, ujaran kebencian, korupsi dan perilaku menyimpang lainnya. Baik yang dilakukan secara individu, institusi maupun yang terorganisasi," imbuhnya. 
 
Atas dasar tersebut, MUI mengajak semua pihak untuk kembali kepada semangat perjanjian luhur bangsa Indonesia yang telah meletakkan dasar-dasar berdirinya NKRI yaitu Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, agar bangsa Indonesia selamat dan terhindar dari bahaya perpecahan dan tetap berdiri tegak hingga akhir zaman. 
Reporter : Boy Aditya
Editor : Dakta Administrator
- Dilihat 113 Kali
Berita Terkait

0 Comments