Jurnal Haji /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 15/08/2019 08:49 WIB

Komisi VIII: Waktu Tunggu Haji Terlalu Lama

Jemaah haji di Masjidil Haram
Jemaah haji di Masjidil Haram
JAKARTA, DAKTA.COM - Ketua Komisi VIII Ali Taher mendesak pemerintah mampu mengurangi waktu tunggu jemaah haji yang terlampau lama dengan pendekatan diplomasi bilateral. 
 
"Ada satu permasalahan lagi yang perlu menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintahan selanjutnya, yakni masa tunggu ibadah haji yang masih terlalu panjang," papar Ali saat dihubungi Dakta pada Rabu (14/8).
 
Ali menyarankan agar pemerintah selanjutnya melakukan pendekatan diplomasi bilateral untuk meningkatkan kuota haji dari 220 ribu menjadi 250 ribu jemaah per tahun agar mengurangi masa tunggu tersebut. 
 
"Pasalnya hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Arab Saudi sejak dulu memang sangat erat sehingga upaya tersebut sangat diperlukan," terangnya. 
 
Pada Rabu (14/8) kemarin, rangkaian puncak ibadah haji telah selesai seluruhnya yang ditandai dengan nafar tsani untuk melontar jumroh di jamarat pada tanggal 13 Dzulhijjah. 
 
Selanjutnya para jemaah akan melakukan rangkaian akhir dari keseluruhan ibadah haji, yakni thawaf wada sebelum dipulangkan ke negara masing-masing. 
 
Pada tahun ini, ada sebanyak 212.732 jemaah haji asal Indonesia dari 529 kloter yang melakukan rangkaian ibadah haji sejak 6 Juli lalu. Sementara hingga Kamis (15/8) ini, jumlah jemaah haji yang wafat di Tanah Suci mencapai 169 orang. **
Reporter : Boy Aditya
Editor : Asiyah Afiifah
- Dilihat 250 Kali
Berita Terkait

0 Comments