Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 13/08/2019 16:52 WIB

Kemenhub RI Desak Pemkot Bekasi Segera Operasikan 21 Bus Hibah

Konferensi Pers Terkait Operasional Bus Moda Angkutan Massal 21 Unit Trans Patriot
Konferensi Pers Terkait Operasional Bus Moda Angkutan Massal 21 Unit Trans Patriot
BEKASI, DAKTA.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mendesak agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengoperasikan 21 bus hibah. Pengoperasian bus itu diharapkan mampu mengatasi kemacetan dijalan dengan menggunakan moda transportasi umum.
 
"Saya datang ke sini untuk memacu teman-teman di Bekasi agar melakukan percepatan supaya bus hibah yang sudah diberikan Kemenhub dapat segera bermanfaat bagi masyarakat," kata Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani, dalam keterangan yang diberikan di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Selasa (13/8).
 
Ia menilai, kurun waktu delapan bulan sejak diterima merupakan waktu yang lama untuk memproses pengoperasian bus hibah.
 
Untuk itu, ia tidak ingin masyarakat menunggu lama apalagi sampai ada kesan bus tersebut mangkrak.
 
Saya tidak mau ada lagi kabar diberitakan mangkrak, kuping saya sakit. Biasanya memang mintanya duluan tapi ketika sudah diberikan tidak segera dioperasi, ada beberapa daerah seperti itu, karena tidak disiapkan segala persiapan administrasinya," ujarnya.
 
Sementara itu, Kadishub Kota Bekasi, Dadang Ginanjar mengatakan, lambannya proses pengoperasian 21 bus hibah karena pihaknya harus menyiapkan segala keperluan administrasi.
 
Dadang menjelaskan, serah terima bus hibah untuk Pemkot Bekasi sudah dilakukan sejak Desember 2018 silam.
 
Pada Juni 2019, bus hibah selanjutnya diserahkan lagi ke pengelola Trans Patriot untuk diurus segala keperluan administrasinya agar siap beroperasi.
 
"Dari kondisi bus jadi yang kami terima hanya faktur saja, tentu karena ini diserahkan ke PDMP ini (bus) kita kuningkan (plat), ada proses perubahan faktur di situ dan proses administrasi sudah selesai," kata Dadang.
 
Ia menegaskan, kondisi bus dari pertama kali diterima hingga saat ini masih layak beroperasi dan siap jalan.**
Reporter : Jaenudin Ishaq
Editor : Tyas Rahayu
- Dilihat 135 Kali
Berita Terkait

0 Comments