Nasional / Politik dan Pemerintahan /
Follow daktacom Like Like
Sabtu, 10/08/2019 07:10 WIB

Jimly : Pancasila Adalah Kesepakatan Bersama Bangsa Indonesia

Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie
Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie
JAKARTA, DAKTA.COM - Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menegaskan bangsa Indonesia sudah menyepakati bentuk negara kesatuan berdasarkan ideologi Pancasila. Hal ini disampaikan oleh Jimly saat menghadiri acara pengajian bulanan PP Muhammadiyah pada Jumat (9/8) malam. 
 
"Hilangnya tujuh kata dari poin pertama Piagam Jakarta justru berasal dari kalangan umat islam sendiri, atas usulan Ki Bagus Hadikusumo dari Muhammadiyah karena mempertimbangkan kemaslahatan yang lebih luas," jelas Jimly.
 
Maka dari itu, Jimly mengimbau sebaiknya hal tersebut tidak perlu diperdebatkan lagi karena sudah menjadi kesepakatan bersama dari para pendiri bangsa dan kita hanya perlu mengisi kemerdekaan dengan hal yang bermanfaat.
 
"Jadi sekali kita sudah berjanji, meskipun tidak puas, tapi jika sudah disepakati wajib kita setia. Kalau kita berkhianat, akan dihukum secara kejam," tegasnya. 
 
Dalam kesempatan tersebut, Jimly juga memaparkan ada sejarah yang serupa di zaman Rasulullah SAW dimana kaum Yahudi melakukan protes atas perjanjian Hudaibiyah. 
 
"Waktu perjanjian itu ada protes dari kaum Yahudi atas kalimat pembuka Bismillahirrahmanirrahim, dan Muhammad Rasulullah. Tapi atas kebijaksanaan Rasulullah, kedua kalimat tersebut juga dicoret," jelasnya. 
 
Maka dari itu, Jimly meminta agar kesepakatan serupa yang tertuang dalam Pancasila juga menjadi komitmen bersama untuk menjalankan hidup berbangsa dan bernegara.
 
"Jadi sudahlah tidak usah lagi kita mendengungkan suara-suara kekecewaan itu, karena seperti konsep Muhammadiyah bahwa Indonesia ini adalah Darul Ahdi, negara kesepakatan bersama," pungkasnya. **
Reporter : Boy Aditya
Editor : Dakta Administrator
- Dilihat 374 Kali
Berita Terkait

0 Comments