Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 06/08/2019 15:51 WIB

Aprindo Catat Kerugian Listrik Padam Hingga Rp200 Miliar

Ilustrasi listrik mati
Ilustrasi listrik mati
JAKARTA, DAKTA.COM - Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) menyatakan total kerugian akibat padamnya listrik mencapai lebih dari Rp200 miliar. 
 
"Ada sekitar 2500 gerai retail yang terdapat di 80 mall wilayah Jabodetabek mengalami kerugian karena padamnya listrik selama dua hari, ini belum termasuk retail lain di luar mall seperti minimarket," papar Ketum Aprindo Roy Mandey di Jakarta, Selasa (6/8).
 
Roy melakukan perhitungan kerugian untuk gerai retail besar mencapai sekitar Rp170 miliar karena tidak bisa melakukan transaksi, kualitas barang menurun, kenyamanan pelanggan terganggu, hingga biaya operasional yang membengkak karena harus menggunakan genset. 
 
"Semestinya PLN dapat memberikan informasi terlebih dahulu sebelum pemadaman, jadi para pengusaha ini bisa mengantisipasinya," imbuhnya. 
 
Listrik yang padam di seluruh wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jabar sejak Ahad (4/8) kemarin menimbulkan sejumlah aktivitas masyarakat lumpuh total. 
 
Menurut penjelasan PLN, listrik mati karena adanya gangguan pada sisi transmisi SUTET 500 kV Ungaran dan Pemalang. Hal ini mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan. **
 
Reporter : Boy Aditya
Editor : Asiyah Afiifah
- Dilihat 199 Kali
Berita Terkait

0 Comments