Bekasi / Kabupaten /
Follow daktacom Like Like
Senin, 29/07/2019 15:49 WIB

Terus Merugi, DPRD Minta PT. BBWM Dilakukan Audit

Ilustrasi migas
Ilustrasi migas
CIKARANG, DAKTA.COM - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Bekasi, yakni PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) mengalami kerugian setiap tahunnya.
 
Berdasarkan data dari DPRD Kabupaten Bekasi, perusahaan pengelola migas itu memiliki pendapatan di zaman bupati sebelumnya mencapai Rp33 miliar, tetapi saat ini hanya mendapat Rp2,5 miliar.
 
Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, Muhammad Nuh mengatakan Pemerintah Kabupaten Bekasi harus mengambil langkah mengaudit potensi dan manajemen PT. BBWM agar krugian itu bisa diketahui persoalannya.
 
"Audit potensi harus dihitung berapa penghasilan gas dan dijual kemana saja, karena tidak mungkin pembentukan BUMD BBWM dengan lokasi sumur yang potensial hanya bertahan beberapa tahun," kata Nuh di Cikarang, Senin (29/7).
 
Oleh karena itu, audit melalui lembaga independen perlu dilakukan agar mengetahui seberapa besar potensi gas yang ada di sumur-sumur milik BBWM.
 
Bupati juga harus bisa melakukan audit terhadap manajemen, karena bisa saja direksi yang ada tidak mengerti persoalan pengelolaan gas, sehingga menyebabkan perusahaan itu terus mengalami kerugian.
 
Sementara itu diketahui, pendapatan gas yang dikelola oleh PT. BBWM saat ini hanya 4 million standard cubic feet per day (MMSCFD), dari sebelumnya 33 MMSCFD.
 
"Direksi beralasan minimnya pendapatan gas karena regulasi saat ini yang tidak menguntungkan perusahaan milik daerah," ujarnya.
 
Untuk itu, BBWM juga berencana melakukan diversifikasi usaha dengan mengembangkan sampah penghasil listrik dan menyewakan kantornya untuk dijadikan sebagai hotel. **
 
Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Asiyah Afiifah
- Dilihat 629 Kali
Berita Terkait

0 Comments