Nasional / Hukum dan Kriminal /
Follow daktacom Like Like
Ahad, 12/05/2019 09:53 WIB

BNN Ungkap Transaksi Peredaran Narkotika di Bekasi

Ilustrasi Narkoba
Ilustrasi Narkoba

BEKASI, DAKTA.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap transaksi peredaran narkotika jenis sabu di Bekasi pada Ahad (12/5) dini hari tadi.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengatakan jika sabu siap edar di Bekasi didatangkan langsung dari Provinsi Riau.

“Narkoba dibawa dari Sumatera, tepatnya dari Provinsi Riau,” kata Arman di lokasi penggerebekan di Kranji, Bekasi, Ahad (12/5).

Di samping itu, BNN mengendus indikasi lain jika barang haram siap edar yang dikirim dari Provinsi Riau tersebut berasal dari Malaysia.

“Kemungkinan besar asal narkoba dari Malaysia yang disebrangkan melalui laut. Melalui jalur darat menggunakan truk tronton dicampur dengan kelapa untuk menyamarkan narkoba yang dibawa di dalam truk tersebut,” ungkap Arman.

BNN telah mengintai bisnis haram ini sejak Sabtu (11/5) pagi, untuk melakukan penangkapan dan penyitaan terhadap barang bukti jenis sabu, ekstasi, dan happy five pukul 20.00 WIB.

Di lokasi penangkapan yang berada di Tambun, Kabupaten Bekasi itu petugas menemukan 100 kg sabu.

Dari penangkapan itu kemudian BNN melakukan pengembangan hingga penggerebekan lokasi yang diduga menjadi gudang penyimpanan narkotika jenis sabu di Jalan Lapangan, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Ahad (12/5) pukul 01.00 WIB dini hari.

Di sana, BNN menemukan barang bukti narkotika yang tersimpan dalam rumah sebanyak 89 kg sabu.

Selain sabu, petugas juga menyita narkotika jenis ekstasi kurang lebih 25 ribu butir dan happy five kurang lebih 4 ribu butir.

"Selain menyita barang bukti narkotika, petugas mengamankan dua kuris sabu dan barang bukti non narkotika berupa kendaraan roda dua, roda empat, dan truk serta alat - alat komunikasi untuk melakukan transaksi," jelasnya. **

 

Reporter : Jaenudin Ishaq
Editor : Asiyah Afifah
- Dilihat 517 Kali
Berita Terkait

0 Comments