Bekasi /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 19/07/2019 20:13 WIB

Hadir di Bekasi, Sandiaga Ajak Emak-emak Bergabung dengan Pepes

Sandiaga Uno hadir di Bekasi dalam rangka dialog UMKM dan Pepes OK OC
Sandiaga Uno hadir di Bekasi dalam rangka dialog UMKM dan Pepes OK OC
BEKASI, DAKTA.COM - Sandiaga Salahuddin Uno, hadir di Bekasi dalam rangka dialog UMKM dan Pepes OK OC, dengan tema "Membangun Mental Kewirausahaan" di Graha Hartika, Margajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/7).
 
"Bersama Pepes dan OK OC Indonesia, akan menciptakan Indonesia Sejahtera dengan mendorong mental pengusaha yang sukses," kata Sandiaga Uno, usai memberi motivasi yang didominasi emak emak pada Jumat (19/7) sore.
 
Ia mengatakan, OK OC Indonesia akan bekerjasama dengan Perhimpunan Emak-emak Penggerak (Pepes) Bekasi dalam menciptakan Indonesia sejahtera tidak hanya saat menuju 17 April 2019. 
 
Namun demikian Sandi menegaskan bahwa OK OC Indonesia tidak memberi permodalan tetapi yang diberikan adalah akses permodalan bagi pengusaha baru yang kesulitan mendapatkan modal awal.
 
"Emak emak di Bekasi bisa bergabung dengan Pepes Bekasi. Nanti diteruskan ke OK OC Indonesia sebagai anggota," tandasnya.
 
Menurutnya, sampai saat ini ada sekitar 120 ribu, peserta OK OC. Dan dari jumlah tersebut mayoritas perempuan. Saat ini, perempuan mendominasi khusus untuk usaha mikro sehingga banyak muncul pengusaha perempuan menginspirasi.
 
"Kaum perempuan semakin banyak menjadi pengsuaha tak hanya mengatur keuangan rumah tangga, terutama perempuan dibawa Pepes penggerak Indonesia sejahtera," tegas Sandi.
 
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa 15 juta pengusaha perempuan naik kelas jadi pembisnis. Tetapi dibalik itu semua ternyata ada 6 persen pengusaha perempuan yang masih susah mendapatkan dana.
 
Dalam kesempatan itu Sandi, mempertanyakan terkait kartu prasejahtera apakah masyarakat sudah mendapatkan, apakah pekerjaan sekarang mudah, dijawab oleh hadirin "belum." Namun Sandi segera menyela jangan saling menyalahkan. Dengan OK OC tidak ada lagi satu dan dua.
 
Kedepan lanjutnya, perempuan tidak perlu berharap dana pemerintah. Sandi, mencontohkan pengusaha sukses dan masuk nomimasi dalam majalah Fox, adalah wanita Indonesia dengan brand kosmetik Wardah.
 
Dia mendorong perempuan yang menjalankan bisnis kosmetik tetap melanjutkan bisnisnya. "Kosmetik Wardah itu dulunya bermula dari garasi hingga sekarang jadi produk berkelas," jelasnya.
 
Hal lain dia mengatakan untuk terus mengembangkan usaha busana Muslim. Karena busana Muslim dunia sekarang kiblatnya adalah Indonesia merajai.
 
"Kaum perempuan harus mengenali pasar dengan baik. Setelah tau masuk lah pasar produk yang dekat dengan perempuan. Kalau emak-emak yang fanatik maka tidak akan berpaling," paparnya.
 
Sandi menyarankan, dalam berbisnis mulailah dari rumah, mulailah dengan melibatkan orang terdekat seperti suami. Ajak teman karena setiap silaturrahim ada rejeki.
 
"Ajak keluarga lalu terapkan sistem mentorship atau pendamping. Dan ini akan diterapkan di OK OC. Karena hasil riset memulai usaha gampang begitu mendapat kendala pertama susah bangkit kembali," ungkapnya. **
 
Reporter : Jaenudin Ishaq
Editor : Dakta Administrator
- Dilihat 266 Kali
Berita Terkait

0 Comments