Jelang Pilpres 2019 /
Follow daktacom Like Like
Sabtu, 13/04/2019 22:42 WIB

Selalu Merugi, Prabowo-Sandi Tanyakan Pengelolaan BUMN

Prabowo-Sandi dalam Debat terakhir pilpres 2019
Prabowo-Sandi dalam Debat terakhir pilpres 2019
JAKARTA, DAKTA.COM - Acara debat pamungkas Pilpres 2019 yang digelar pada Sabtu (13/4) malam di Hotel Sultan Senayan, menyajikan serangan-serangan dari kubu oposisi terhadap petahana. Kali ini pasangan Prabowo-Sandi mencecar pasangan Jokowi-Maruf Amin tentang pengelolaan BUMN.
 
"Saya ingin pertanyakan bagaimana sebenarnya pengelolaan BUMN secara profesional dan mandiri? Karena menurut data selama ini selalu mengalami kerugian," tanya Sandi.
 
Jokowi menjelaskan bahwa perusahaan BUMN ke depannya harus mampu bersaing di dunia internasional sehingga memicu perusahaan swasta lainnya untuk berkembang.
 
"BUMN ke depan harus bisa keluar kandang untuk membuka jaringan, yang lain ini bisa mengikuti mereka. Perusahaan karya kita sudah mampu mengerjakan infrastruktur besar dan mengekspor dalam jumlah yang tidak sedikit," papar Jokowi.
 
Namun Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto membantah pernyataan Jokowi, ia mengatakan perusahaan BUMN belum pernah mendapatkan laba dan selalu kalah oleh perusahaan asing.
 
"Ini menurut survei Bloomberg, Garuda itu baru bisa untung jika penumpangnya 120%, kapan bisa untung? Garuda ini kebanggaan kita, kenapa kalah oleh perusahaan asing?" tegas Prabowo.
 
Jokowi kembali membantah argumen Prabowo, menurutnya BUMN Indonesia saat ini justru sudah mampu mengakuisisi beberapa perusahaan asing.
 
"Contoh di Blok Mahakam, lalu Freeport sudah kita akuisisi. Kalau kita masih ragu kepada BUMN kita, bagaimana mereka mampu mengambil alih? Tidak ada negara maju jika rakyatnya nggak optimis," tutupnya.
Reporter : Boy Aditya
Editor : Asiyah Afifah
- Dilihat 131 Kali
Berita Terkait

0 Comments