Jelang Pilpres 2019 /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 11/04/2019 16:30 WIB

Di Depan Warga Cianjur, Sandi Singgung OTT 'Serangan Fajar'

Sandiaga Uno di hadapan masyarakat Cianjur
Sandiaga Uno di hadapan masyarakat Cianjur
CIANJUR, DAKTA.COM - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga nilai demokrasi dalam Pemilu 2019 dengan baik, salah satunya adalah menolak secara tegas upaya pembelian suara. 
 
Di hadapan masyarakat Cianjur, Jawa Barat yang kebanyakan berprofesi sebagai petani, Sandi juga sempat menyinggung kasus korupsi pupuk yang diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjerat politisi Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso. 
 
"Kemarin beberapa waktu lalu ada OTT (operasi tangkap tangan) kejadian korupsi. Pupuk petani malah dikorupsi," ujar Sandi dalam kampanyenya di Gedung Herlina, Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis (11/4). 
 
Sandi mengatakan, selain menyakiti petani yang selama ini sulit menjangkau harga pupuk adalah uang hasil korupsi tersebut diperuntukkan bagi pemenangan salah satu kontestan pemilu. 
 
"Uang suap ini dimasukkan dalam amplop untuk serangan fajar, ada cap jempol. Ini jelas menyakiti dan menciderai demokrasi," imbuhnya. 
 
Jadi dengan adanya indikasi praktik pembelian suara rakyat, Sandi meminta seluruh masyarakat menjaga proses demokrasi yang hanya tinggal beberapa hari ini dengan cara baik dan mengikuti hati nurani. 
 
"Mari kita jaga hati, jaga TPS jangan dinodai. TPS ini bukan kebetulan. Insya Allah sudah diciptakan TPS ini adalah, Tusuk Prabowo Sandi," tandas Sandiaga yang langsung membuat warga yang sebelumnya duduk di lantai berdiri seraya bertepuk tangan. **
 
Reporter : Boy Aditya
Editor : Asiyah Afifah
- Dilihat 194 Kali
Berita Terkait

0 Comments