Nasional / Ekonomi /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 03/07/2019 18:33 WIB

Mengapa Sejumlah Retail Konvensional Satu Persatu Tutup di 2019?

Supermarket Giant
Supermarket Giant
BEKASI, DAKTA.COM - Beberapa lokasi gerai retail yang dimiliki oleh perusahaan ternama Giant tutup di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten bekasi. Tutupnya lokasi gerai Giant akibat mengalami kerugian secara terus menerus.
 

Hal ini menjadi perhatian dari Asosiasi Pengusaha Indonesia Kabupaten Bekasi. Menurut Wakil Ketua APINDO Kabupaten Bekasi Darwoto, tutupnya gerai retail itu bagian dari konsekuensi logis dalam usaha apalagi saat ini banyak penjualan daring.

 
"Selain itu lokasi tempat toko retail itu tidak strategis lagi, oleh karena itu industri retail harus lebih kreatif lagi terutama memasuki era digitalisasi," tutur Darwoto.
 
Namun ia mengakui, industri retail sudah menjalankan usahanya dengan cara daring, tetapi memang ada persaingan yang sangat ketat antara industri retail dengan penjual daring.
 
Industri retail membebankan pajak dalam setiap produknya, sementara penjual yang dilakukan secara daring belum tentu ada pajaknya.
 
Oleh karena itu, hal ini perlu dicermati lebih dalam, bagaimana penerapan aturan pajak bisa dibebankan bagi penjual berbasis daring sehingga  memberikan peluang usaha bagi pelaku industri retail.
 
Darwoto menambahkan, tutupnya beberapa industri retail juga tidak terlalu berpengaruh pada industri manufaktur. Karena pasar industri manufaktur bukan hanya untuk industri retail saja, tetapi grosir-grosir bahkan eskpor.
 
Ia juga berharap pemerintah RI harus lebih kreatif dalam memberikan stimulus dan aturan yang mudah diimplementasikan bagi dunia usaha sehingga berdampak pada sistem mekanisme pasar.**

 

Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Andy Faizal
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 259 Kali
Berita Terkait

0 Comments