Bekasi / Kabupaten /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 25/06/2019 09:36 WIB

Satu Orang Mengundurkan Diri dari Pencalonan Wabup Bekasi

Ilustrasi kursi jabatan
Ilustrasi kursi jabatan
CIKARANG, DAKTA.COM - Bursa calon Wakil Bupati Bekasi kini tengah ramai selepas Plt Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dilantik menjadi bupati definitif.
 
Kosongnya kursi wabup itu juga karena mundurnya Neneng Hasanah Yasin yang tengah berurusan dengan KPK dalam kasus suap Meikarta.
 
DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi sejak 17 Juli membuka pendaftaran cawabup, sejauh ini sudah ada 10 orang yang mendaftar, tetapi satu orang mengundurkan diri, yakni kader Golkar Guntur Mulyana.
 
Calon yang sudah mendaftar itu diantaranya Muhtada Shobirin (Kader Partai Golkar), Siti Komariah (Mantan Kades Setia Asih Tarumajaya), Amin Fauzi (Kader Partai Golkar), Dadan Setiawan (ASN), Obing Fakhrudin (Ketua Kadin), Iip Sarip Bustomi (Kader Golkar), Juhandi (ASN), Dadang Mulyadi (Mantan Sekda), dan Muhajirin (pensiunan ASN).
 
Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Ahmad Budiarta menyebut mereka yang mendaftar sampai hari penutupan di tanggal 2 Juli akan menjalani uji kelaikan dan kepatutan oleh tim seleksi.
 
"Setelah menjalani uji kepatutan dan kelaikan akan terpilih nama yang dilakukan pemilihan oleh DPRD, tetapi bisa juga akan ada nama-nama lain dari partai koalisi tinggal nantinya akan dimusyawarahkan," ungkap Budiarta kepada Dakta, Rabu (25/6).
 
Ahmad Budiarta menambahkan, proses penjaringan itu sebagai bagian dari mencari individu terbaik yang mampu membangun Kabupaten Bekasi dan mendampingi bupati sekaligus kader Golkar Eka Supria Atmaja.
 
"Dalam prosesnya diharapkan menghasilkan wabup yang mampu bekerjasama dengan bupatinya dan memiliki visi dalam membangun daerah," pungkasnya. **
Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Asiyah Afifah
- Dilihat 96 Kali
Berita Terkait

0 Comments