Nasional / Ekonomi /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 04/04/2019 09:46 WIB

Meraup Kekayaan dengan Berbisnis Emas dan Berlian

Bincang Bisnis bersama Direktur ODC Enterprise, Leo Sastra Candra Winata
Bincang Bisnis bersama Direktur ODC Enterprise, Leo Sastra Candra Winata
BEKASI, DAKTA.COM - Uang adalah alat tukar tetapi dia tidak bernilai. Ketika uang rusak, maka tidak berharga lagi nilainya.
 
Berbeda dengan emas, yang tidak pernah kadaluarsa dan selalu laku nilainya. Dan emas tidak pernah menjadi barang bekas.
 
Berinvestasi emas adalah solusi untuk menyiapkan rencana keuangan masa depan karena perbandingan harganya selalu naik.
 
Dengan begitu bisnis emas dan berlian mempunyai potensi pasar yang besar. Sebab tidak ada toko emas yang bangkrut malah akan mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat.
 
Odc Enterprise merupakan perusahaan lisensi resmi emas berlian Indonesia. Perusahaan itu menyediakan emas dan berlian murni.
 
"Kami juga menyediakan emas mini yang bisa ditabung dan ditukar dengan emas 1 gram. Barang-barang kita juga sudah diuji kemurniannya dengan emas Antam," kata Direktur Odc Enterprise, Leo Sastra Candra Winata dalam Bincang Bisnis di Radio Dakta, Kamis (4/4).
 
Emas Mini adalah sarana untuk mendapatkan emas Antam paling aman. Kemurniannya 99,231 telah diuji sampelnya oleh SUCOFINDO. Selain itu, Emas Mini juga bisa untuk hadiah dan aksesoris.
 
"Program tukar emas kecil menjadi besar sudah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 77. Apalagi Lisensi kami tidak mengharuskan adanya toko fisik," jelasnya.
 
Ia mengatakan, dengan bermitra dengan perusahaan Odc Enterprise akan mendapatkan bimbingan dan konsultasi seumur hidup, mendapatkan perlindungan hukum, dan memiliki hak membeli stok emas dengan potongan harga.
 
Untuk menjadi mitra emas dengan perlindungan hukum, segera daftarkan diri Anda senilai Rp5.7000.000 untuk seluruh Indonesia.
 
Cara pendaftaran, ketik WA atau WA: Emas Berlian (spasi) Nama (Spasi) Daerah (spasi). Kirim ke 0812-1970-2929. **
Editor : Asiyah Afifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 344 Kali
Berita Terkait

0 Comments