Ramadhan Mubarok /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 09/07/2015 13:27 WIB

Jelang Lebaran Penukaran Uang Pecahan Kecil Menjamur di Bekasi

Ari menjajakan uang baru pecahan kecil di Jl KH Nur Ali Bekasi   Copy 2
Ari menjajakan uang baru pecahan kecil di Jl KH Nur Ali Bekasi Copy 2

BEKASI_DAKTACOM: Mudik lebaran tinggal menghitung hari. Sejumlah pemudik khususnya pengendara motor dari arah Jakarta menuju kawasan Pantura, biasanya kerap melintasi Jl. KH. Nur Ali, Kalimalang - Kota Bekasi.

Kesempatan ini tak disia-siakan oleh sebagian orang yang menjajakan penukaran uang pecahan. Di ruas Jl. KH. Nur Ali, Kalimalang - Bekasi, puluhan pedagang penukaran uang pecahan musiman mulai ramai.

Lebaran yang tinggal beberapa hari ini, menjadi kesempatan para pedagang  penukaran uang pecahan musiman, kembali ramai dijalur lintasan mudik di Kota Bekasi.

Salah seorang pedagang penukaran uang pecahan musiman Ari (26)  mengatakan dirinya sengaja memanfaatkan moment mudik lebaran dengan menjajakan penukaran uang pecahan kepada pengendara yang melintas.

"Rizeki udah diatur, yang penting kita udah usaha," kata Ari yang mangkal di depan kampus Gunadarma, Kalimalang kepada Dakta, Kamis (9/7).

Untuk tempat lapaknya, biasanya pedagang penukaran uang pecahan menggunakan bahu jalan. Dalam menjajakan  uang pecahannya, umumnya pedagang tidak menyediakan bangku lebih atau meja besar yang digunakan. Terpenting,  meja kecil dan satu bangku plastik bisa menaroh uang pecahannya dan bangku untuk dirinya sesekali duduk.

Ari mengatakan, biasanya ia menjajakan uang pecahannya mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, pedagang penukaran uang pecahan lainnya Bimo Limbong (43) mengaku, dirinya memilih untuk menyediakan penukaran uang pecahan karena tempat kerjaannya di kawasan Cikarang - Bekasi sudah mulai libur.

"Biasanya saya istirahat kalau lagi liburan. Ini mau coba dagang penukaran uang pecahan. Iseng-iseng berhadiah," kata Bimo dengan santai.

Bimo berharap, dengan peruntungannya ini dirinya bisa membawa untung untuk keperluan kebutuhan rumah tangganya.

Sementara itu, untuk penukaran uang pecahan, antara Bimo dan Ari sama yakni mulai dari Rp. 1000 sampai pecahan Rp. 10.000 dan 20.000.

Biasanya mereka mengambil untung 10 persen dari jumlah transaksi para pengendara, yang melakukan penukaran uang pecahan dilapaknya.

Reporter : Jaenudin Ishaq
Editor :
- Dilihat 1560 Kali
Berita Terkait

0 Comments