Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Senin, 04/02/2019 13:16 WIB

Pemkot Bekasi Dorong ASN Ikut Serta Cegah DBD

Ilustrasi DBD
Ilustrasi DBD
BEKASI, DAKTA.COM - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berharap seluruh aparatur Pemerintah Kota Bekasi ikut serta dalam kegiatan pemeberantasan sarang nyamuk (PsN) menyusul banyaknya jumlah penderita DBD yang tercatat di RSUD Kota Bekasi. 
 
"Kalau di Jakarta ada 800 an akan tetapi di Bekasi masih sekitar 90 an penderita DBD," ungkap Tri, Senin (4/2). 
 
Namun kegiatan pencegahan harus tetap dilakukan dan ini membutuhkan kerja bersama semua elemen masyarakat. Aparatur Sipil Negara (ASN) juga seharusnya ikut serta dalam kegiatan kerja bakti di lingkungan untuk pencegahan DBD.
 
"Saat ini yang paling efektif adalah pencegahan agar tidak ada lagi nyamuk penyebab DBD."
 
Sementara data dari RSUD Kota Bekasi saat ini ada lebih dari 100 orang yang diduga terjangkit DBD tetapi data yang sudah terjangkit sekitar 75 orang. 
 
"Yang masih diduga sudah lebih dari 100 penderita namun yang sudah positif DBD 75 orang," kata Dirut RSUD Kota Bekasi Kusnanto Saidi.
 
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rihilawati mengatakan bahwa saat ini sudah diupayakan gerakan pemberantasan nayamuk serentak di wilayah Kota Bekasi. Namun data yang ada lebih dari 88 warga Kota Bekasi sudah terpapar DBD. 
 
"Warga Bekasi banyak yang kerja di luar Bekasi nah nyamuk menggigit siang hari jadi bisa saja dia digigit di luar Bekasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati. ** 
Reporter : Warso Sunaryo
Editor : Asiyah Afifah
- Dilihat 563 Kali
Berita Terkait

0 Comments