Nasional / Teknologi /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 23/01/2019 14:58 WIB

773 Juta Akun Email Bocor, Apakah Kamu Salah Satunya?

Ilustrasi hacker
Ilustrasi hacker
JAKARTA, DAKTA.COM - Basis data besar yang berisi sekitar 773 juta akun email unik dan lebih dari 21 juta kata sandi unik dilaporkan bocor dan telah disebar ke media massa.
 
Pengamat IT, Ruby Alamsyah mengatakan pembocoran password email itu dikarenakan kebanyakan orang menggunakan kata-kata yang terlalu mudah dan singkat sehingga gampang untuk dibobol oleh para hacker.
 
"Kalau menggunakn kata-kata yang mudah dan email gratisan, memang berpotensi rentan di hack pihak ketiga," ucapnya kepada Dakta, Selasa (22/1).
 
Untuk mengecek apakah akun email dan kata sandi kamu telah dibobol dan dari situs mana informasi kamu bocor, bisa mengaksesnya di haveibeenpwned.com
 
"Untuk menghindari akun kita dihack, disarankan agar mengganti password segera yang lebih rumit," ucapnya.
 
Menurutnya, pembobolan ratusan email di seluruh dunia ini dapat berdampak pada keamanan suatu negara, apabila kejadian ini tidak diantisipasi sebelumnya. Namun, untuk Indonesia sendiri relatif cukup rentan di hack.
 
"Indonesia masih cukup rentan, karena tingkat kesadaran berinternet masih rendah. Banyak masyarakat atau pejabat masih menggunakan email gratisan, yang mudah dihack. Lebih baik memang menggunkan email  dengan nama intansi daripada gmail atau yahoo," jelasnya. 
 
Sebelumnya, koleksi data pribadi yang disebut 'Collection #1' ini diunggah di layanan cloud Mega dan pertama kali diungkap oleh peneliti keamanan siber serta pendiri situs Have I Been Pwned, Troy Hunt. Dalam koleksi ini terdapat 772.904.991 alamat email dan 21.222.975 password. 
 
Data-data yang berada dalam koleksi ini dikumpulkan dalam jangka waktu yang cukup lama dan berasal dari lebih dari 2.000 sumber yang berbeda. Beberapa alamat email dan password dalam koleksi tersebut berasal dari tahun 2008. **

 

Editor : Asiyah Afifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 1495 Kali
Berita Terkait

0 Comments