Nasional /
Follow daktacom Like Like
Senin, 31/12/2018 15:08 WIB

Hari Kesembilan, Jumlah Korban Jiwa Tsunami Mencapai 437 Jiwa

Konferensi pers Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho
Konferensi pers Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho
BEKASI, DAKTA.COM - Hari kesembilan pasca kejadian gelombang tsunami yang menerjang kawasan Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12) lalu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 437 orang meninggal dunia. 
 
"Dari total 437 orang itu, sembilan jenazah diantaranya belum teridentifikasi. Sementara itu jumlah korban luka-luka sebanyak 14.059 orang, dan 33.721 lainnya masih berada di tempat pengungsian," ungkap Sutopo dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin (31/12).
 
Sementara itu untuk data kerusakan sebanyak 2752 rumah, 92 penginapan, 510 kapal dan perahu, serta 147 kendaraan yang rusak berat. 
 
Status Gunung Anak Krakatau, lanjut Sutopo, masih dalam status Siaga level III dan belum ada rencana untuk meningkatkan ke level awas, radius aman 5 km dari kawah gunung, dan aktivitas erupsi berangsur menurun. 
 
"Erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini lebih kecil justru dibandingkan erupsi serupa pada sekitar September-Oktober lalu, tetapi tidak sampai mengakibatkan gelombang tsunami," ungkapnya. 
 
Sutopo menambahkan, pada tahun 2019 ancaman bencana masih tinggi yang sebagian besar diakibatkan karena pengaruh cuaca ekstrem.
 
"Sedangkan tahun 2018 ini adalah bencana paling besar yang menimbulkan korban meninggal dunia paling banyak yakni lebih dari 4.000 jiwa sejak tahun 2007 lalu," tutupnya. **
Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Asiyah Afifah
- Dilihat 387 Kali
Berita Terkait

0 Comments