Nasional / Lingkungan Hidup /
Follow daktacom Like Like
Ahad, 23/12/2018 19:32 WIB
Tsunami Selat Sunda

IDI Banten Dirikan Lima Posko di Puskesmas Area Terdampak Tsunami

Dampak Tsunami
Dampak Tsunami

BANTEN, DAKTA.COM - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banten dibantu ratusan tenaga medis dari IDI Cabang, Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Perhimpunan Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI), dan Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) untuk tangani korban tsunami Selat Sunda secara cepat, serta mendirikan 5 posko di Puskesmas area terdampak tsunami seperti Carita, Labuan, Panimbang, Cibaliung, dan Sumur untuk penanganan medis tanggap darurat.

"Untuk penanganan operasi dan perawatan korban tingkat lanjut ditangani oleh 5 RS dan RSU di Banten: RS Drajat, RSUD Banten, RSU Pandeglang, RS Berkah, RS Sari Asih," jelas dr Atep Supriadi, SpEm - Koordinator lapangan tim medis IDI Banten.

Tim medis IDI terus membutuhkan tambahan tenaga medis: ortopedi, bedah saraf, obgyn, pediatrik (anak), serta tambahan alat medis darurat, persediaan obat-obatan semakin menipis, serta ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit rujukan.

evakuasi jenasah korban bencana di area terdampak sedang dan terus dilakukan oleh para relawan bencana bersama TNI dan POLRI. Total korban saat ini masih terus bertambah: sekitar 170 orang meninggal dunia, sekitar 800 korban luka-luka, dan sekitar 30 orang masih berstatus hilang. Untuk korban luka-luka yang sudah tertangani, sebagian sudah pulang atau dirujuk untuk penanganan lebih intensif, sebagian masih dirawat di posko medis dan RS setempat.

"Saat ini tim medis sedang melangsungkan penanganan operasi ortopedi (bedah tulang) dan bedah syaraf bagi para korban. Dalam situasi bencana seperti ini, jumlah korban terbanyak paling membutuhkan penanganan ortopedi dan trauma," kata dr Moh Adib Khumaidi, SpOT - Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) sekaligus Sekjen Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI).

Editor : Dakta Administrator
Sumber : Rilis IDI
- Dilihat 692 Kali
Berita Terkait

0 Comments