Nasional / Sosial /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 21/12/2018 15:20 WIB

Dukungan Kemanusiaan Untuk Muslim Uighur

Press conference Rumah Zakat untuk merespon krisis kemanusiaan terhadap Muslim Uighur
Press conference Rumah Zakat untuk merespon krisis kemanusiaan terhadap Muslim Uighur
BANDUNG, DAKTA.COM - Rumah Zakat melakukan press conference untuk merespon krisis kemanusiaan yang terjadi terhadap Muslim Uighur di Xinjiang, China, Jumat (21/12).  Rumah Zakat sebagai NGO yang juga concern terhadap kemanusiaan berupaya untuk melakukan langkah-langkah untuk membantu Muslim Uighur.
 
"Saat ini langkah yang paling kongkrit adalah dengan membangun solidaritas kemanusiaan bersama Aliansi lembaga kemanusiaan dan NGO internasional,” ujar Murni Alit Baginda, Chief of Program Officer Rumah Zakat.
 
Murni menambahkan bahwa peran pemerintah dalam hal ini Kementerian Luar Negeri sangat dibutuhkan dalam menghadapi kondisi ini. Kementerian Luar Negeri diharapkan bisa melakukan upaya diplomasi berdasarkan prinsip politik bebas aktif untuk menciptakan perdamaian dunia dan menegakkan hak asasi manusia.
 
"Rumah Zakat bersama Indonesian Humanitarian Aid (IHA) rencananya akan bertemu Kementerian Luar Negeri pada hari Rabu depan, 26 Desember 2018,” jelas Murni
 
Selain menginisiasi upaya-upaya diplomasi, Rumah zakat juga membuka dukungan kemanusiaan dan material untuk perdamaian dan terciptanya hak-hak kebebasan beragama bagi Muslim Uighur di Xinjiang maupun pengungsi Uighur yang tersebar di luar China.
 
"Kami akan mendistribusikan bantuan bagi pengungsi Uighur di Turki, Cina dan Uzbekistan. Saat ini, tim kemanusiaan Rumah Zakat sedang mengurus visa keberangkatan ke sana, mohon doanya,” ungkap Murni.
 
Rumah Zakat pun melakukan aksi simpatik dan doa bersama untuk Muslim Uighur yang diselenggarakan serentak di delapa kota pada hari Jumat (21/12).
 
"Aksi simpatik ini bentuk dukungan ril yang dapat kami lakukan saat ini sembari terus melakukan langkah-langkah konkrit lainnya. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu menyuarakan hak-hak warga Muslim Uighur kepada dunia dengan cara-cara yang mungkin dilakukan,” pungkas Murni. **
Sumber : Rilis Rumah Zakat
- Dilihat 1512 Kali
Berita Terkait

0 Comments