Bekasi /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 05/12/2018 16:05 WIB

Kader JKN Penyambung Informasi BPJS Kesehatan ke Masyarakat

Yetti merupakan salah satu kader JKN KIS di Kota Bekasi
Yetti merupakan salah satu kader JKN KIS di Kota Bekasi
BEKASI, DAKTA.COM - Kader JKN-KIS merupakan orang-orang yang menjadi mitra BPJS Kesehatan untuk menjalankan sejumlah fungsi BPJS Kesehatan, antara lain fungsi perluasan peserta dan fungsi pengumpul iuran. Yetti merupakan salah satu kader JKN-KIS di Kota Bekasi. Sebagai kader JKN-KIS, tidak jarang Yetti melakukan sosialisasi kepada kepada masyarakat tentang program JKN-KIS. Wanita bernama lengkap Yetti Iskandar, yang sudah berusia 48 Tahun ini sehari-hari bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga dan kader Kelurahan. Beralamat di Komp Pusbinal No.02 RT.002/RW.001, Margajaya, Bekasi Selatan.
 
Ditemui saat melakukan kunjungan kepada peserta menunggak, Yetti mengatakan selama menjadi kader banyak hal yang telah ia dengar tentang program JKN KIS ini dari masyarakat mulai dari keluhan hingga apresiasi. 
 
Dalam melakukan kunjungan, Yetti selalu mensosialisasikan aplikasi mobile JKN. Yetti menuturkan bahwa aplikasi mobile JKN sangat bermanfaat karena memiliki informasi yang lengkap. “Saya sendiri juga sudah merasakan banyak sekali manfaatnya, oleh karena itu saya sangat termotivasi untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar juga merasakan kemudahan dan manfaatnya”, jelasnya.
 
Yetti mengatakan bahwa dalam aplikasi mobile JKN, terdapat beberapa fitur andalan yang dapat digunakan diantaranya fitur Info JKN yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi terkait BPJS Kesehatan dan JKN-KIS seperti, hak dan kewajiban, sanksi, fasilitas dan manfaat, fitur peserta, fitur lokasi yang dapat digunakan untuk mencari informasi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), fasilitas kesehatan tingkat lanjut, kantor BPJS Kesehatan terdekat, fitur premi untuk digunakan mengecek tagihan bulanan.
 
“Aplikasi ini sangat bagus, lebih praktis, apalagi setelah launchingnya KIS Digital, sekarang tidak perlu repot lagi bawa-bawa kartu,” ujar Yetti. 
 
Fitur perubahan faskes dan klinik merupakan fitur yang paling banyak membuat masyarakat antusias, karena mereka tidak perlu lagi ke kantor BPJS Kesehatan untuk hanya mengganti faskes atau klinik.
 
Yetti menambahkan bahwa sebenarnya Program JKN KIS ini telah bagus dijalankan untuk masyarakat hanya saja kendala yang terjadi secara teknis di lapangan sering mengakibatkan BPJS Kesehatan yang mendapat cacian, padahal oknum yang tidak bertanggungjawab yang membuat kesalahan. “Semoga program JKN-KIS lebih ditingkatkan lagi dan inovasi-inovasi terus dikembangkan untuk memudahkan masyarakat seperti aplikasi Mobile JKN," tutupYetti. **
 
Reporter : Jaenudin Ishaq
Editor : Asiyah Afifah
- Dilihat 82 Kali
Berita Terkait

0 Comments