Nasional /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 02/11/2018 12:45 WIB

Aksi Bela Tauhid, Umat Islam Diimbau Tidak Terjebak Politisasi

Rahmat Hirman
Rahmat Hirman

JAKARTA, DAKTA.COM - Aksi bela tauhid kembali digelar pada Jumat (2/11) di depan Istana Merdeka untuk menuntut aparat kepolisian segera menindak pelaku pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid yang terjadi di Garut pada peringatan hari santri, 22 Oktober lalu.

Namun Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) mengimbau agar aksi ini tidak dipolitisasi dan menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada pihak kepolisian untuk segera diproses melalui jalur hukum.

"Perkembangan kasus pembakaran bendera di Garut sudah mengarah kepada isu politik. Kasus ini kriminalitas murni, seharusnya larinya ke proses hukum," papar Ketua Umum FUIB, Rahmat Himran dalam keterangan persnya.

Rahmat juga mempertanyakan aksi sebelumnya berlangsung di Kantor Kemenkopolhukam. Menurutnya lebih baik para ormas islam saat ini berfokus untuk mengawal proses hukum yang sedang berjalan.

"Sudah benar kemarin dilaporkan ke Kepolisian. Ormas yang tergabung dalam aksi Bela Tauhid harusnya fokus pada pengawalan kasus hukumnya saja," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Perubahan Indonesia, Choirul Amin meyakini bahwa hampir semua umat Islam tersentuh hatinya melihat kasus ini.

Dan pihak kepolisian juga sudah menetapkan tersangka pelaku pembakaran bendera dan pembawa bendera.

“Artinya polisi sudah bekerja sebagaimana yang diharapkan oleh umat Islam untuk mengusut tuntas persoalan ini. Semoga masalah ini tidak terulang lagi," ujarnya.

Reporter : Boy Aditya
- Dilihat 258 Kali
Berita Terkait

0 Comments