Galeri Dakta /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 25/10/2018 07:43 WIB

Tim Dakta Peduli dan WMI Distribusikan Bantuan ke Sulteng

Bincang Publik bersan Tim Dakta Peduli bersama WMI
Bincang Publik bersan Tim Dakta Peduli bersama WMI
BEKASI, DAKTA.COM - Dakta Peduli telah menyalurkan bantuan donasi untuk korban bencana Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dikumpulkan melalui rekening atas nama Dakta Peduli atau pun datang langsung ke Radio Dakta.
 
Dalam mendistribusikan bantuan donasi atau pun logistik di Sulteng, Dakta Peduli bekerja sama dengan Wahana Muda Indonesia (WMI).
 
Koordinator Dakta Peduli, Syifa Faradila mengatakan dalam Bincang Publik bersama Tim Dakta Peduli dan WMI di Radio Dakta, Selasa (23/10), bahwa ada empat titik fokus pendistribusian bantuan diantaranya Labuan Bajo, Desa Wani, Saluwah, dan Desa Tuva, Desa Pombewe.
 
"Pertama kali tim Dakta Peduli bersama WMI mengunjungi Desa Tuva yang berjarak 57 kilo meter dari pusat Kota Palu. Di sana wilayah yang terdampak gempa dan banjir bandang dan mengakibatkan banguanan rusak parah," kata Syifa.
 
 
Selanjutnya tim Dakta Peduli beralih ke Masjid Al Hidayah di Dusun II Desa Saluwah Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi untuk menyerahkan donasi. 
 
Bangunan Masjid tersebut rusak parah sehingga tidak bisa digunakan lagi bahkan harus dibangun ulang.
 
"Kami juga berkesempatan menyalurkan bantuan di wilayah kediaman keluarga besar almarhum Habib Hasan di Desa Wani, Kabupaten Donggala. Keadaan di sana sangat memprihatikan letaknya yang tidak jauh dari pantai membuat wilayah itu terkena dampak tsunami parah," ungkapnya.
 
 
Tim Dakta Peduli selanjutnya menyalurkan bantuan logistik berupa sembako ke Labuan Bajo Kabupaten Donggala, daerah yang terdampak tsunami parah.
 
"Alhamdulillah, tahap pertama bantuan tanggap darurat sudah kita salurkan kepada korban terdampak bencana di Sulteng. Terima kasih kepada semua donatur yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Namun paling tidak melalui siaran ini bisa menginformasikan amanah pendengar Radio Dakta," ucapnya.
 
Wahana Muda Indonesia (WMI) merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. WMI juga menjadi wadah atau tempat bernaung para pemuda dalam aksi kemanusiaan.
 
"Seperti fenomena bencana di Palu yang menimbulka gempa, tsunami, likuifaksi, longsor, dan air bah. Bencana ini perlu pendekatan yang sangat multi dimensi, maka di sini lah peran WMI mengayomi masyarakat di sana," jelas Sekjen WNI, Nur S. Azhari.
 
Sementara, Kepala Divisi Hubungan Antar Lembaga WMI, Budhi Setiawan menjelaskan, dalam menghadapi bencana di Sulteng pihaknya mengumpulkan relawan dan memberi pengarahan bagaimana menularkan semangat di tengah-tengah wilayah yang mengalami bencana dahsyat.
 
"Setelah tahap tanggap darurat dan masuk ke masa pemulihan, WMI masih memberikan suport bantuan logistik di sana. Hanya saja saat ini kita kembalinya dari pedagang yang sudah membuka toko pasca gempa," paparnya.
 
Hal itu, menurut Budhi untuk membantu perekonomian masyarakat terdampak bencana agar mampu memenuhi kebutuhannya pasca bencana dahsyat yang menimpa Kota Palu dan sekitarnya.
 
Radio Dakta melalui Dakta Peduli masih mengajak rekan menyalurkan donasi untuk meringankan beban saudara kita yang terdampak bencana di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulteng. Donasi bisa rekan sampaikan melalui rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) 7000 635 892 atas nama Dakta Peduli. Untuk informasi lengkap dapat menghubungi Call Center 021-8807426 / 8807427.

 

Editor : Asiyah Afifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 210 Kali
Berita Terkait

0 Comments