Nasional / Ekonomi /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 11/10/2018 11:19 WIB

MUI: Destinasi Wisata Halal Jaga Tujuan Wisata Sesuai Syariat

Ketua Lembaga Pemulihan Lingkungan Hidup dan SDA MUI Hayu Prabowo
Ketua Lembaga Pemulihan Lingkungan Hidup dan SDA MUI Hayu Prabowo
JAKARTA, DAKTA.COM - Ketua Lembaga Pemulihan Lingkungan Hidup dan SDA MUI, Hayu Prabowo menyampaikan tujuan utama pembentukan wisata halal untuk menjaga tujuan wisata sesuai syariat. 
 
Di sela-sela acara bimbingan teknis Kemenpar terkait pengembangan jalur wisata halal pada Kamis (11/10), Hayu mengemukakan bahwa posisi Indonesia dalam perolehan wisata Muslim masih lebih rendah dibandingkan dengan Malaysia dan Singapura. 
 
"Memang jika dibandingkan Malaysia dan Singapura, kita masih jauh tertinggal. Untuk itu kami ingin kembangkan ini agar kita lebih punya daya saing. Kita akan bentuk suatu ekosistem ini agar lebih baik," ungkapnya. 
 
Hayu mengungkapkan ada tiga tujuan utama mereka dalam rangka menciptakan destinasi jalur wisata halal yakni menjaga konservasi alam, menjaga keimanan para wisatawan, dan menjaga tujuan wisata sesuai syariat. 
 
"Kita dari MUI menginginkan agar orang berwisata itu tetap menjaga keimanannya, jangan sampai nanti dia malah terjerumus ke hal-hal yang maksiat," imbuhnya. 
 
Hayu menambahkan bahwa Indonesia sangat kaya dengan keindahan alam yang penuh dengan daya tarik budaya dan agama baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
 
"Ini juga perlu kita berikan wawasan kepada para pelaku industri wisata dalam acara hari ini, agar mereka mampu memahami kebutuhan para wisatawan Muslim," tutupnya. 
 
Pada Kami (11/10) Kemenpar bersama MUI menggelar acara bimbingan teknis untuk mengembangkan jalur wisata tematik berbasis halal bertempat di Swiss Bell Hotel Gunung Sahari Jakpus. 
 
Dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memang berpotensi menjadi pusat industri wisata Muslim terbesar di dunia yang semestinya harus disadari oleh para pelaku bisnis pariwisata. **
 
Reporter : Boy Aditya
Editor : Asiyah Afifah
- Dilihat 730 Kali
Berita Terkait

0 Comments