Bekasi /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 03/10/2018 13:52 WIB

ASPEK Indonesia Kutuk Aksi Penganiayaan Aktivis Ratna Sarumpaet

Aktivis HAM dan Kemanusiaan, Ratna Sarumpaet (Kumparan)
Aktivis HAM dan Kemanusiaan, Ratna Sarumpaet (Kumparan)
BEKASI, DAKTA.COM - Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia mengutuk keras tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap aktivis Ratna Sarumpaet. Ada pihak-pihak yang diduga alergi dengan sikap kritis oposisi pemerintah. ASPEK Indonesi juga mendesak pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku penganiayaan tersebut. Jangan sampai seperti kasus Novel Baswedan yang sampai saat ini tidak juga berhasil ditangkap pelakunya. 
 
Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat, SE, mengatakan bahwa Penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet selaku aktivis perempuan Indonesia ini menjadi keprihatinan serius. Berdasarkan kasus-kasus persekusi dan penganiayaan yang terjadi belakangan ini terhadap aktivis pro demokrasi, Mirah menilai bahwa pemerintah dapat dikatakan gagal memberikan jaminan keamanan dan keadilan kepada rakyatnya.
 
"Ada pengecut zolim yang sedang menebar teror di masyarakat, yang ingin membungkam suara kritis dari rakyat. Sikap kritis tidak boleh dibungkam oleh siapapun," tegasnya melalui keterangan tulis yang diterima di Bekasi, Rabu (3/10).
 
Mirah Sumirat mengatakan, akan menggalang kekuatan perempuan untuk bersama-sama berdiri di samping Ratna Sarumpaet dan akan menggelar aksi keprihatinan atas teror yang semakin tidak terkendali. **
Editor : Asiyah Afifah
Sumber : Rilis ASPEK Indonesia
- Dilihat 343 Kali
Berita Terkait

0 Comments