Bekasi /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 02/08/2018 11:48 WIB

Aman Palestin Ajak Umat Islam Berqurban di Bumi Para Nabi

Bincang Publik bersama Aman Palestin, Darut Tauhid Peduli dan Islamic Green School
Bincang Publik bersama Aman Palestin, Darut Tauhid Peduli dan Islamic Green School
BEKASI, DAKTA.COM - Idul Adha menjadi hari untuk berbagi hewan qurban kepada kaum fakir, sebagaimana yang telah disyariatkan oleh agama Islam, bila seseorang mempunyai rezeki yang lapang hendaklah ia melaksanakan penyembelihan hewan qurban.
 
Pembagian hewan qurban seharusnya bisa lebih diperhatikan lagi agar dapat merata dan tepat sasaran kepada kaum yang membutuhkan. Negara yang sedang berkonflik juga bisa menjadi salah satu tujuan sasaran untuk berbagi qurban, karena dalam kesehariannya mereka selalu mengalami kesulitan seperti makan dan pakaian.
 
Daarut Tauhid Peduli dan Islamic Green School bersama Aman Palestin konsen terhadap kegiatan kemanusiaan di Palestina. Saat ini mereka mengadakan program qurban di bumi para nabi yaitu di Palestina dan Suriah.
 
Menurut penuturan Syekh Ibrahim dari Gaza, ia menceritakan kondisi di Palestina yang serba kesulitan karena dijajah oleh Israel.
 
"Banyak anak di Gaza yang orang tuanya dibantai oleh Israel dan menjadi yatim. Dalam keseharian, mereka sulit mendapatkan makanan rutin dan saat hari raya seperti Idul Adha mereka tidak mendapatkan kebahagiaan," tutur Syekh Ibrahim yang diterjemahkan oleh Ahmad Baihaqi saat Bincang Publik di Radio Dakta, Kamis (2/8).
 
"Saya juga ingat ketika memberi bantuan kepada anak-anak  di Gaza, mereka langsung lari ke ibunya, karena saking girangnya mereka tidak mengucapkan terima kasih. Tapi dari belakang pintu saya mendengar mereka mendoakan saya dan negeri yang memberikan bantuan kepadanya," imbuhnya.
 
Kepala Cabang Daarut Tauhid Peduli, Muhammad Ihsan mengungkapkan masih banyak pembagian hewan qurban di Indonesia yang tidak merata ke seluruh pelosok nusantara, sehingga ia bersama timnya berusaha agar pembagian hewan qurban itu dapat merata ke seluruh pelosok bahkan sampai ke dunia Islam.
 
"Survei menyatakan ada 90 persen dari pembagian hewan qurban tidak merata hanya di perkotaan khususnya wilayah Jabodetabek saja. Itu yang membuat kami mencoba dan konsen agar pembagian qurban bisa diterima di seluruh pelosok nusantara dan dunia Islam," ucapnya yang juga hadir dalam talk show di Radio Dakta.
 
Sedangkan Vice Directress Islamic Green School, Emalia Suryani SPd, MKM., yang turut hadir di Radio Dakta menyampaikan bahwa sekolah Islamic Green School selalu mengajarkan kepada anak muridnya agar melek terhadap isu-isu internasional khususnya di Palestina.
 
"Selama ini kami selalu memberikan pembelajaran tentang kondisi terkini yang menyangkut humanity dan isu internasional kepada teman-teman kecil (panggilan untuk anak muridnya)," ujarnya.
 
Metode stimulus juga diajarkan di sana, hal itu untuk melatih anak agar merasakan semua indra tubuh, bukan hanya melalui gadget saja. Salah satunya seperti menerapkan hidup mandiri. **
 
Editor : Asiyah Afifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 261 Kali
Berita Terkait

0 Comments