Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 13/07/2018 11:42 WIB

DPRD: Kenaikan Komoditas karena Alur Distribusi Terhambat

Dialog Swara Publik bersama Ketua Komisi III DPRD KotaBekasi, Komarudin
Dialog Swara Publik bersama Ketua Komisi III DPRD KotaBekasi, Komarudin
BEKASI, DAKTA.COM - Pemerintah Kota Bekasi melalui DPRD dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bersinergi untuk mengawasi sektor ekonomi pasar di Kota Bekasi, sehingga jika ditemukan permasalahan dapat segera diselesaikan.
 
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Komarudin mengatakan bahwa saat ini kenaikan harga di pasar Kota Bekasi memang terjadi tetapi, pihaknya bersama OPD terkait berusaha untuk menekan kenaikan harga tersebut. Pihaknya juga akan melakukan sidak ke beberapa pasar tradisional, seperti Pasar Kranji dan Bantar Gebang.
 
"Fenomena telur mahal memang sedang terjadi. Kami mengecek adanya kenaikan pangan itu karena alur distribusi yang terhambat sehingga ketersediannya di pasar menjadi sedikit, dan itu membuat harga naik," kata Komar dalam Dialog Swara Publik di Radio Dakta, Jumat (13/7).
 
Ia menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan para Kepala Unit Pasar, terkait harga komoditas yang ada di pasar juga ketersediaannya, kualitas dan kehigienisannya
 
"Persoalannya bukan karena naiknya harga barang tapi kemampuan daya beli masyarakat terhadap barang itu. Kita berusaha betul-betul agar kemampuan daya beli masyarakat berimbang dengan harga pangan di pasar," ucapnya.
 
Sementara itu, ia juga menyinggung terkait retribusi pasar di Kota Bekasi melalui pemotongan hewan. Menurut Komar, seharusnya para pedagang hewan seperti pedagang hewan, memotongnya di Rumah Pemotongan Hewan yang berlokasi di Bekasi Barat.
 
"Itu sudah ada regulasinya yang harusnya ditunaikan para pedagang. Kalau para pedagang mengikutinya maka itu akan menambah PAD Kota Bekasi. Memotong di Rumah Pemotongan Hewan juga dapat menjamin kehalalannya serta kualitas dari ayam tersebut," jelasnya.
 
Ke depan ia mendorong agar setiap pasar di Kota Bekasi mempunyai satu titik tempat khusus untuk pemotongan hewannya sendiri, sehingga tidak perlu jauh-jauh ke Rumah Pemotongan Hewan yang berlokasi di Bekasi Barat. Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Bekasi agar bersama sama membantu pemda menjalankan program-programnya, sehingga persoalan di Kota Bekasi dapat diselesaikan dengan cepat. **
Editor : Asiyah Afifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 534 Kali
Berita Terkait

0 Comments