Nasional / Ekonomi /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 06/06/2018 10:00 WIB

ILUNI UI Gandeng Kementerian Perdagangan Gelar Pasar Murah

ILUNI UI bersama Kementerian Perdagangan menggelar Pasar Murah Ramadhan di Kampus UI
ILUNI UI bersama Kementerian Perdagangan menggelar Pasar Murah Ramadhan di Kampus UI
JAKARTA, DAKTA.COM - Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) bersama Kementerian Perdagangan kembali menggelar Pasar Murah Ramadhan selama dua hari di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, mulai Selasa (5/6). Dalam acara ini, dua ribu paket sembako, masing-masing senilai lebih dari Rp114.000 dijual seharga Rp 50.000, sebanyak seribu paket sembako tersebut dijual kepada masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar UI. Seribu paket sembako lainnya, dijual kepada karyawan UI golongan I, II, dan yang berstatus PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu).
 
“Seribu paket sembako yang harusnya dijual senilai Rp 114.000 tapi dapat dibeli hanya seharga Rp 50.000 oleh masyarakat sekitar UI, berasal dari Kementerian Perdagangan yang bekerjasama dengan produsen minyak sawit Wilmar Group. Sementara Pengurus Pusat ILUNI UI menggandeng PT Indofood Sukses Makmur, menyiapkan seribu paket serupa untuk dijual kepada karyawan UI, golongan I dan II, termasuk karyawan harian lepas,” papar Wakil Rektor UI bidang sumber daya manusia dan kerja sama antar lembaga Dr Hamid Chalid SH LLM, ketika membuka pasar murah ILUNI UI 2018 di Balairung Kampus UI Depok, Selasa (5/6).
 
Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum ILUNI UI Arief Budhy Hardono, Sekjen ILUNI UI Andre Rahadian, Ketua ILUNI UI masing-masing Eman Sulaeman Nasim, dan Iskandar Sulaiman, Ketua ILUNI Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI Sita Dewanto. Sementara itu Kementerian Perdagangan diwakili oleh Iqbal Shofwan dan perwakilan Wilmar Group Wahyu Rahayu. Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi juga tampak hadir.   
 
Ditempat yang sama, Ketua ILUNI UI, Arief Budhy Hardono, menjelaskan, pihaknya kembali menggelar pasar murah di bulan Ramadhan, tujuannya adalah untuk membahagiakan saudara-saudara pegawai UI golongan I dan II,  pegawai yang masih berstatus honorer, pegawai lepas serta masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar kampus UI. Setiap paket sembako yang dijual seharga Rp 50.000., itu terdiri dari 5 kg beras, 2 kg gula, 2 liter minyak goreng dan 1 botol sirup.
 
“Hasil penjualan 1.000 paket ke masyarakat, yang merupakan sumbangan Wilmar Group, yaitu sebesar Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah), seluruhnya disumbangkan ke pondok pesantren dan panti asuhan. Dana tersebut dapat digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi pembangunan masyarakat sekitar UI,  sebagai bentuk kegiatan sosial ILUNI UI dan perusahaan yang bekerjasama dalam kegiatan pasar murah ini. Kegiatan Pasar murah ini kami lakukan tak lain bertujuan agar ibu-ibu tersenyum menyambut lebaran, serta saudara-saudara umat muslim dapat semakin khusyuk beribadah, tanpa beban pikiran karena harg sembako. Sebab, sudah  dapat membeli bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelas Ketua Umum ILUNI UI Arief Budhy Hardono.
 
Di tempat terpisah, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan pasar murah, yang juga salah seorang Ketua ILUNI UI, Endang Mariani menjelaskan, Pasar murah  yang diadakan ILUNI UI bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, UI dan ILUNI FIA UI yang ikut terjun langsung ke lapangan ini, bukan bagi-bagi sembako. Alasannya, masyarakat harus tetap membeli. Pendapatan dari penjualan 1.000 paket kepada masyarakat dengan harga Rp 50.000, seluruhnya dikembalikan kepada masyarakat melalui Panti Asuhan dan Pondok Pesantren yang ada di sekitar UI. 
 
Lewat kegiatan ini ada dua tujuan terpenuhi. Masyarakat pra sejahtera dapat terbantu dengan memperoleh paket sembako murah, di sisi lain, mereka sebenarnya juga beramal, membantu pemberdayaan masyarakat di sekitarnya melalui kegiatan pondok pesantren dan panti asuhan. 
 
“Kegiatan pasar murah ini juga digunakan oleh jajaran kementerian perdagangan untuk memantau harga bahan pokok di daerah tempat pasar murah diadakan. Pasar Murah Ramadhan yang diselenggarakan di seluruh Indonesia, merupakan bagian dari serangkaian usaha menstabilkan harga bahan pokok selama bulan puasa, menyambut Idul Fitri. Sebelumnya, kementerian perdagangan sudah mengadakan dialog dengan para pelaku usaha,  membuat peraturan, hingga koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Saat ini, kementerian perdagangan mendukung perusahaan swasta untuk ikut menggelar pasar murah, sebagai bagian program CSR yang diharapkan dapat langsung bersentuhan dengan masyarakat,” papar Endang Mariani mengutip hasil pertemuannya dengan pihak Kementerian Perdagangan. 
 
Melengkapi apa yang disampaikan Endang Mariani, penanggungjawab lapangan bazaar dan pasar murah ILUNI UI, Ferkin Susanto, yang juga ketua Alumni Center ILUNI UI, menyebutkan bahwa kali ini, ILUNI UI menggandeng PT Food Station Tjipinang Jaya untuk menjual berbagai bahan kebutuhan pokok secara langsung kepada masyarakat, dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar. 
 
Bendahara Umum ILUNI UI, Didit Ratam berharap, kegiatan sosial seperti Pasar Murah Ramadhan yang sudah dua tahun berturut turut digagas dan dijalankan ILUNI UI  bersama kementerian perdagangan dapat terus dipertahankan dan semakin diperbesar cakupannya. Alasannya, kegiataan ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, baik yang berasal dari lingkungan UI maupun masyarakat yang tinggal di sekitar UI. 
 
“Tahun lalu, kementerian perdagangan memberikan 2.500 paket sembako untuk ILUNI UI di dua titik 2.000 paket sembako dijual di UI untuk masyarakat sekitar UI dan 500 paket sembako lainnya di jual di Balikpapan, dengan melibatkan ILUNI UI Wilayah Kalimantan Timur tahun ini, turun menjadi  2.000 paket di satu titik,” ucap Didit.
 
 Didit Ratam berharap tahun-tahun berikutnya, kementerian perdagangan dapat melibatkan ILUNI UI Wilayah, yang berada hampir di seluruh Indonesia, dalam menyelenggarakan kegiatan serupa. 
 
“Mudah-mudahan, tahun depan dapat lebih ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya. Asalkan waktu persiapannya lebih lama. Karena itu kami, Pengurus ILUNI UI mohon doa dan dukungan dari semua pihak, termasuk dari pihak Universitas Indonesia,” terang Didit Ratam. **
Editor : Asiyah Afifah
Sumber : ILUNI UI
- Dilihat 4616 Kali
Berita Terkait

0 Comments