Nasional / Ekonomi /
Follow daktacom Like Like
Senin, 30/04/2018 10:30 WIB

Rupiah Melemah, Harga Pangan Diperkirakan Melonjak

Ilustrasi Pelemahan Rupiah
Ilustrasi Pelemahan Rupiah
JAKARTA, DAKTA.COM - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira, memperingati dampak pelemahan rupiah terhadap gejolak harga menjelang bulan Ramadhan.
 
"Adanya selisih pelemahan rupiah saat ini, akan berimbas pada kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok terutama yang berasal dari impor di momen krusial menjelang bulan Ramadhan dimana permintaan meningkat," ungkap Bhima pada Senin (30/4).
 
Selain itu, kenaikan harga minyak dunia juga dikhawatirkan semakin memicu inflasi tinggi mengingat Indonesia adalah salah satu negara dengan impor minyak terbesar di dunia.
 
"Jika hal ini dibiarkan maka pemerintah dapat kesulitan mengendalikan harga di saat permintaan kebutuhan pokok meninggi di sepanjang bulan Ramadhan," imbuhnya.
 
Pada pekan ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tertekan hingga kisaran Rp 13.800-13.900/USD. Hal ini memang diakibatkan oleh imbas dari naiknya perdagangan minyak dunia, ditambah kenaikan imbal hasil surat hutang dari pemerintah AS.
 
Pelemahan rupiah ini akan berdampak buruk kepada bisnis yg sebagian besar menggunakan bahan baku impor seperti makanan, minuman, dan farmasi. Ditambah beberapa waktu lagi akan memasuki bulan Ramadhan dimana permintaan akan kebutuhan bahan pangan akan semakin melonjak.
Reporter : Boy Aditya
Editor : Asiyah Afifah
- Dilihat 1097 Kali
Berita Terkait

0 Comments