Nasional / Budaya /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 21/03/2018 14:02 WIB

MUI dan PGI Sepakati Penyelesaian Masalah Sentani Secara Damai

PGI dan MUI
PGI dan MUI
JAKARTA, DAKTA.COM - Untuk meredam situasi yang memanas atas kejadian di Sentani, Papua. Ketua Umum  Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia  (PGI) Pendeta (pdt) Henriette Tabita Lebang, berkunjung ke kantor MUI pada Selasa (20/03).
 
Dari pertemuan tersebut, baik pihak PGI melalui Pdt Henriette dan pihak MUI melalui Ketua Umumnya, KH Ma’ruf Amin menyepakati bahwa persoalan yang terjadi di Sentani, Papua harus dilokalisir menjadi persoalan daerah dan jangan sampai berkembang di daerah lain.
 
"Untuk hal tersebut baik PGI maupun MUI sepakat untuk mendorong adanya penyelesaian secara cepat dan bermartabat melalui musyawarah antar tokoh-tokoh agama setempat dengan mengedepankan semangat musyawarah, toleransi dan kekeluargaan," ungkap Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid dalam keterangan persnya.
 
MUI dan PGI mengimbau kepada semua pihak untuk menahan diri, tidak terpancing dan terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja ingin membuat kekacauan dengan memanfaatkan kasus ini.
 
"Kami juga telah menyepakati beberapa point usulan penyelesaian yang nanti akan disampaikan kepada tim perunding melalui jalur komunikasi organisasi masing-masing," imbuhnya.
 
Kedua belah pihak juga meminta kepada pemerintah daerah untuk secara aktif membantu proses penyelesaian masalah secara damai, adil dan beradab.
 
Seperti diketahui Kementerian Agama mendapatkan surat laporan dari Persekutuan Gereja-Gereja Jayapura (PGGJ) terkait pembangunan Masjid Al-Aqsa Sentani.
 
Mereka memprotes pembangunan masjid tersebut karena bangunannya dianggap lebih tinggi dari gereja-gereja di sekitarnya. Selain mempermasalahkan tinggi bangunan, mereka juga keberatan dengan penggunaan pengeras suara untuk azan dan penggunaan busana muslim di sekolah-sekolah negeri wilayah tersebut.
 
Reporter : Boy Aditya
Editor : Asiyah Afifah
- Dilihat 10568 Kali
Berita Terkait

0 Comments