Nasional / Pendidikan /
Follow daktacom Like Like
Ahad, 11/03/2018 21:00 WIB

Di Bengkulu, Kiai Wahfiudin Sakam Ingatkan Santri Jangan Lalai

KH Wahfiudin Sakam saat mengajar santri
KH Wahfiudin Sakam saat mengajar santri
BENGKULU_DAKTACOM: Mudir Aam Jam'iyyah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah Annahdliyyah (Jatman) KH Wahfiudin Sakam, Sabtu (10/3) mengunjungi Bengkulu. Ia tiba pukul 17.20  WIB di Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu.
 
Setiba di bandara  yang sebelumnya bernama Padang Kemiling, ia dijemput lalu dibawa oleh KH Muttaqin, pengurus Idarah Aliyah Jatman menuju kediamannya yang tidak jauh dari bandara.
 
Selepas isya, Wakil Talqin TQN PP Suryalaya ini menyampaikan wawasan dan motivasi kepada santri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin. Dua persoalan yang disampaikan, yaitu ghaflah dan tantangan dakwah ke kepan.
 
"Ghaflah adalah lalai, cuek, tidak peduli terhadap apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya," ujarnya.
 
Ia menjelaskan dua hal penyebab ghaflah, yaitu, malas berdzikir dan malas berpikir.
 
"Untuk berpikir gunakan indra, rasio dan logika, namun saat berdzikir jangan berpikir. Berdzikir gunakan rasa dan irama," sambung mubaligh yang menguasai multimedia ini.
 
Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin yang beralamat di Jln Rinjani Jembatan Kecil, adalah cabang dari Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Saat ini KH Muttaqin diamanahkan menjadi pimpinan pondok.
 
Pagi harinya Ahad (11/3), Kiai Wahfiudin diagendakan mengunjungi syu'biyah di Bengkulu Utara.
 
"Kami berangkat pukul tujuh tiga puluh, estimasi waktu perjalanan dua jam," kata Anis, pendamping Kiai Wahfiudin.
 
Di Masjid Padang Jaya, selain silaturahim dengan Pengurus Syu'biyah Jatman Bengkulu Utara, diselenggarakan Haul Syaikh Abdul Qadir al-Jailani dan Rajaban.Kegiatan ini dihadiri ulama, tokoh masyarakat serta warga di sekitar. Acara dimulai pukul 09.00.
 
"Insyaalah selepas dzuhur, kami akan kembali ke Rinjani, lalu pulang ke Jakarta, penerbangan pukul lima sore," kata Anis.
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : nu.or.id
- Dilihat 2296 Kali
Berita Terkait

0 Comments