Nasional / Sosial /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 02/03/2018 10:30 WIB

KH Ma’ruf Amin Sayangkan Penyebar Hoaks Gunakan Kata ‘Muslim’

KH Maruf Amin 1
KH Maruf Amin 1
JAKARTA_DAKTACOM: Ketua Umum MUI Pusat sekaligus Rais Aam Nahdlatul Ulama KH Ma’ruf Amin mengapresiasi keberhasilan polisi membongkar jaringan penyebar informasi dan berita palsu atau hoaks bernama Muslim Cyber Army (MCA).
 
Namun, di sisi lain, Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten ini menyayangkan penggunaan kata 'Muslim' untuk kepentingan menyebarkan kebohongan. Karena menurutnya, tindakan negatif tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.
 
Dia secara tegas melarang penggunaan istilah-istilah Islam untuk tindakan-tindakan provokatif dan jahat termasuk menyebar kebohongan karena prinsip Islam adalah rahmatan lil ‘alamin.
 
"Jangan juga menggunakan nama Muslim kan dan yang penting jangan melakukan hoax itu supaya negara ini aman. Negara ini harus kita jaga kawal supaya keutuhan bangsa tetap terjaga," kata Kiai Ma'ruf dalam sebuah wawancara di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, baru-baru ini.
 
Menurutnya, penyebar hoaks dari mana saja atau siapa saja orang dan kelompoknya harus ditindak tegas. Karena hoaks memunculkan kegaduhan dan keresahan masyarakat sehingga bisa berujung konflik.
 
"Siapa saja yang menyebarkan hoaks itu, darimana saja, ya harus diproses. Itu menimbulkan kegaduhan, bisa terjadi konflik. Oleh karena itu, pihak kepolisian tidak usah ragu, dimana saja harus diproses," tegas Kiai Ma’ruf.
 
Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan mengungkap sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial. Penangkapan dilakukan di beberapa tempat.
 
Adapun keempat tersangka yang ditangkap berinisial ML (40 tahun) di Tanjung Priok, RSD (35) di Pangkal Pinang, RS (39) di Bali, dan Yus (24) di Sumedang.
 
Sedangkan satu pelaku lainnya diketahui ada di Korea Selatan dan sedang diburu Polisi. Para pelaku tergabung dalam grup WhatsApp The Family MCA. 
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : nu.or.id
- Dilihat 412 Kali
Berita Terkait

0 Comments