Nasional / Pendidikan /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 28/05/2015 09:43 WIB

Sragen Krisis Guru Agama Islam SD

Ilustrasi 2
Ilustrasi 2

SRAGEN_DAKTACOM : Krisis guru PAI (Pendidikan Agama Islam) melanda Kabupaten Sragen, Jateng. Mungkin, hal serupa juga terjadi didaerah lain. Dalam tempo 10 tahun kedepan, diperkirakan sudah tidak ada lagi guru PAI yang mengajar di sana.

Menurut Kepala Disdik Kabupaten Sragen, Mohammad Sauman, krisis guru PAI dipicu oleh kebijakan pemerintah pusat sendiri. ''Selama ini, tidak ada kebijakan pengangkatan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) untuk mata pelajaran (Mapel) PAI,'' katanya, kemarin.

Sauman memprediksi, dipastikan dalam kurun 10 tahun kedepan, tidak bakal ada lagi SDN yang memiliki guru agama Islam. Ini karena, semua guru PAI berstatus PNS yang ada saat ini semua sudah memasuki masa pensiun.

Ancaman krisis itu terungkap dari hasil pemetaan guru yang dilaksanakan Disdik Kabupaten Sragen. Pemetaan terkuak melalui analisis data yang dilansir data akhir 2014. Berdasarkan pemetaan kebutuhan dan kecukupan guru PNS untuk pendidikan dasar, jumlah guru berstatus PNS untuk jenjang SD saat ini masih banyak kekurangan.

Kebutuhan guru kelas saja, dari total 537 SDN yang ada di Kabupaten Sragen, terdapat kekurangan sekitar 926 guru. Sedang jumlah guru kelas PNS yang ada saat ini hanya 2.351 orang. Sementara, kebutuhan ideal  3.277 orang.

Krisis paling mencolok, kata Kepala Bidan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Kabid PTK) Disdik, Sunari,
terjadi pada guru Mapel Penjaskes (Pendidikan Jasmani dan Kesehatan) dan guru PAI. Untuk Penjaskes, saat ini kekurangan 150 orang dari angka ideal 478 orang. Sekarang yang ada hanya ada 328 orang.

Editor : Dakta Administrator
Sumber : Republika Online
- Dilihat 1562 Kali
Berita Terkait

0 Comments