Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 14/02/2018 11:21 WIB

Pemkot Bekasi Belum Serius Garap Sektor Pertanian dan Peternakan

Ilustrasi Pertanian Kota
Ilustrasi Pertanian Kota

BEKASI_DAKTACOM: Pemerintah Kota Bekasi dinilai belum serius mengembangkan sektor pertanian dan peternakan di wilayah Kota Bekasi. Salah satu faktornya karena Kota Bekasi masuk dalam Kota Megapolitan. Dalam rencana detail tata ruang wilayah sudah tidak ada slot untuk pengembangan pertanian. Namun, ada sekitar empat Kecamatan yang memiliki lahan kosong milik pengembang dan warga masyarakat, yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan pertanian dan peternakan.


Dalam Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru Pemerintah Kota Bekasi yang ditetapkan Dinas Pertanian dan Peternakan, ratusan warga masyarakat di wilayah Kota Bekasi masih mencari nafkah di bidang pertanian dan peternakan. Namun, hal tersebut belum diakomodir sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Bekasi. Nyatanya, belum ada satupun peternak atau petani yang mendapatkan bantuan langsung dari Pemerintah Kota Bekasi.


"Memang kita belum dapat membantu secara langsung, karena anggaran satu Dinas saja untuk satu tahun dengan berbagai kegiatan senilai Rp 7 Miliar, ini masih sangat kurang kalau untuk anggaran yang cukup sekitar Rp 25 Miliar, dan kita akan mengajukan tambahan anggaran pada APDB perubahan tahun 2018", ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi, Momon Suleman.


Menurutnya, di wilayah Kota Bekasi akan dikembangkan sektor peternakan diantaranya, ternak jangkrik, ikan hias, dan sapi. Namun, terkait dengan penyediaan modal dan lokasi, pihaknya memilih mengembangkan ternak jangkrik untuk diekspor ke luar wilayah sampai ke luar negeri. Sementara, untuk ikan hias juga sudah dikembangkan di wilayah Kota Bekasi yang hasilnya sudah dapat diekspor ke luar negeri.


"Kalau untuk sapi dan kambing lokasi tempatnya belum ada, tapi kalau untuk ternak jangkrik di wilayah utara sudah mulai dikembangkan, dan ikan hias di Kecamatan Bekasi Timur dan Rawalumbu. Memang untuk penyiapan modal masih belum ada. Rencananya kita akan menopang terkait pembibitan hingga ke pakan ternak tersebut", tegas Momon.


Dalam rencana pengembangan pertanian, akan dilakukan di empat Kecamatan, yakni Mustika Jaya, Medan Satria, Bekasi Utara, dan Jatisampurna.


"Kita akan memfasilitasi para petani untuk menggunakan tanah pengembang yang belum dipakai untuk pembangunan. Saya berharap agar pengembangan pertanian dan perikanan dapat dibantu langsung oleh pemerintah Kota Bekasi, Provinsi atau pun Pusat", pungkas Momon.

Reporter : Warso Sunaryo
- Dilihat 330 Kali
Berita Terkait

0 Comments