Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 13/02/2018 14:45 WIB

Relawan: Kampanye di Kota Bekasi Harus Berjalan Damai

penetapan nomor urut paslon di Pilwalkot Kota Bekasi
penetapan nomor urut paslon di Pilwalkot Kota Bekasi
BEKASI_DAKTACOM: Ketua relawan yang mengatasnamakan dirinya Suara Tetap Masyarakat Pemilih Langsung Rahmat Effendi (STEMPEL RE) Aji Ali Sabana mengingatkan semua warga Kota Bekasi agar melakukan dan mengikuti kegiatan kampanye Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bekasi secara damai.
 
Sekretaris Partai Nasdem Kota Bekasi ini juga menghimbau kedua tim relawan ke-2 (dua) Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi agar tidak melakukan Black Campaign (kampanye hitam) selama masa kampanye.
 
"Hari ini nomor urut kedua Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi yang kita banggakan ini sudah diundi dan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi. Dan ini adalah tiket kita untuk melakukan kampanye," ucap Aji Ali Sabana, saat menghadiri pengundian dan pengumuman  nomor urut calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, di Hotel Horrison Bekasi, Kota Bekasi, Selasa (13/2).
 
Oleh sebab itu, Politikus yang disapa akrab Bang Aji ini meminta warga Kota Bekasi dan tim pemenang (relawan) kedua Paslon agar melakukan kampanye secara dewasa, mendidik dan mengutamakan kenyamanan.
 
"Mari kita melakukam kampanye yang bersih, yang bisa mendidik," ucap Aji.
 
Selain itu, Aji juga mengatakan, tahun politik yang saat ini sedang berjalan di Kota Bekasi harus didukung oleh politikus-politikus dan harus menerapkan proses politik yang dewasa dalam menggaet dukungan masyarakat.
 
"Para politikus memegang peranan penting dalam pesta demokrasi yang terjadi di Kota Bekasi ini. Sehingga saya pikir, mereka (politikus) harus dapat menciptakan karya dan Inovasi yang baik, yang berguna untuk warga Kota Bekasi untuk menarik simpati masyarakt Kota Bekasi," ucapnya. 
 
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker) Kota Bekasi Anneke Septivone juga mengatakan hal senada. Menurutnya pesta demokrasi yang dihadapi Kota Bekasi saat ini, harus dijalakan dengan cara yang dewasa.
 
"Semuanya harus dewasa, Pasangan Calon (Paslon) Politikus, Tim Sukses, Relawan, dan termasuk juga masyarakat Kota Bekasi secara umumnya," tegas Anneke disela-sela menghadiri acara pengundian dan pengumuman nomor urut calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi.
 
Lanjut Anneke, pesta demokrasi di Kota Bekasi tidak boleh dicoreng dengan menggunakan issue Suku Ras Agama dan Antar golongan (SARA) seperti yang terjadi di Provinsi DKI Jakarta.
 
"Harus bersih ya, harus dilakukan dengan menciptakan inovasi dan karya," tutup Anneke. 
Reporter : Warso Sunaryo
Editor : Azeza Ibrahim
- Dilihat 363 Kali
Berita Terkait

0 Comments