Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 13/02/2018 14:16 WIB

Petahana Dapat Nomor 1, Nur-Firdaus Optimis dengan Nomor 2

hasil pengundian nomor urut Pilwalkot Kota Bekasi
hasil pengundian nomor urut Pilwalkot Kota Bekasi
BEKASI_DAKTACOM: Komisioner KPU kota Bekasi Kanti Prayogo mengatakan kegiatan pengambilan dan penetapan nomor urut sesuai PKPU nomor 2 tahun 2017, dan KPUD Kota Bekasi mengambil tempat di Balroom krakatau Hotel horison Kota Bekasi untuk pengundian dan penetapan calon Walikota/Wakil Walikota 2018 s/d 2023.
 
"Kita sudah melaksanakan berbagai tahapan dalam Pemilukada Kota Bekasi dan hari ini adalah pengundian dan penetapan nomor urut Calon Walikota/Wakil Walikota, "ungkapnya di sela pengundian nomor urut Hotel Horison Kota Bekasi, Selasa (13/2).
 
Dalam penetapan pengambilan nomor urut sempat diwarnai hujan intrupsi dari team pasangan Nur Suprianto/Adhi Firdaus. Mereka mempertanyakan terkait dengan keterlambatan Calon lainnya. Mereka menganggap jika KPUD tidak melaksanakan tata tertib yang sudah ditetapkan sebelumnya.
 
"Kita mempertanyakan terkait dengan keterlambatan bakal calon lainnya, padahal ada tata tertib yang harus di laksanakan," ujar team pasangan Nur Suprianto/Andi Firdaus.
 
Karena adanya intrupsi tersebut maka KPUD Kota Bekasi melakukan scorsing acara selama 10 menit. Setelah dilakukan scorsing ada kesepakatan jika kegiatan pengundian dan penetapan dapat dilakukan.
 
Pada saat pengundian pasangan nomor urut 1 di peroleh oleh pasangan Rahmat Efendi - Tri Adianto, sementara nomor urut 2 untuk pasangan Nur Suprianto - Adhi Firdaus, dan saat ini sudah di tetapkan oleh KPUD Kota Bekasi.
 
"Kita menerima usulan masukan dari team pasangan calon, namun demikian kita sudah melakukan tahapan dengan benar," ungkap ketua KPUD Bekasi Ucu Asmara Sandi.
 
Dua pasangan calon tersebut memiliki Visi Misi untuk membangun kota Bekasi. Pasangan Rahmat Efendi - Tri adhianto memiliki Visi Maju, Creatif, Sejahtera dan Ihsan. Sementara pasangan nomor urut 2 Nur Suprianto - Adhi firdaus berVisi Kota Bekasi Religius dan Modern.
 
"Butuh Waktu dan tenaga yang sangat keras serta strategi yang luar biasa untuk dapat mengalahkan incumben atau pertahana (Rahmat Efendi - Tri Adhianto) bagi pasangan lain karena popularitas pertahana tersebut," ujar mantan ketua GMNI kota Bekasi Ali Imam Fahraji.
Reporter : Warso Sunaryo
Editor : Azeza Ibrahim
- Dilihat 422 Kali
Berita Terkait

0 Comments