Nasional / Budaya /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 24/01/2018 15:00 WIB

Menpan RB: Museum Gedung Sate Jadi Percontohan di Indonesia

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur meninjau Museum Gedung Sate
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur meninjau Museum Gedung Sate
BANDUNG_DAKTACOM: Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur meninjau Museum Gedung Sate Bandung, yang 
didampingi langsung Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Saat kunjungannya, Gubernur Ahmad Heryawan menjelaskan isi museum Gedung Sate.
 
Asman mengapresiasi museum yang diresmikan pada Desember 2017 ini karena berisikan sejarah dan arsitektur Gedung Sate, salah satu bangunan yang dianggap terindah di dunia. Meskipun bertema sejarah, pengunjung akan merasakan sentuhan modern di museum tersebut. 
 
"Sesuatu inovasi yang bisa dipadukan dengan sejarah, arsitektur, dan keilmuan lain. Ini suatu hal yang baru di Jawa Barat, karya besar yang saya anggap bisa menjadi pelajaran bagi bangsa ini, bahwa kalau kita mau membuat suatu yang baru, kita bisa," kata Menpan RB usai meninjau Museum Gedung Sate Bandung, Selasa (23/1/2018)
 
Dia juga mengapresiasi Gubernur Ahmad Heryawan yang memberikan peluang kepada keilmuan dengan didirikannya museum tersebut. Ke depannya, keberhasilan pembangunan museum ini akan ditularkan ke daerah lain di Indonesia. Diharapkan, apa yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat ditiru oleh pemerintah daerah lainnya.
 
"Mudah-mudahan ini menjadi model di pemerintahan daerah, baik di kabupaten/kota di Jawa Barat, maupun provinsi lainnya," ungkap Asman. 
 
Seperti diketahui, Ada tiga segmen yang bisa dinikmati pengunjung museum, yakni prolog, eksplorasi, dan kontemplasi. Meskipun bertema sejarah, pengunjung akan merasakan sensasi teknologi saat menggali informasi, teknologi layar sentuh menjadi sebuah inovasi menarik. Tak hanya sejarah Gedung Sate, di tempat ini juga akan disajikan sejarah mengenai Kota Bandung. Untuk masuk ke dalam museum yang buka setiap hari, kecuali Senin, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp 5 ribu.
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : jabarprov.go.id
- Dilihat 3787 Kali
Berita Terkait

0 Comments