Senin, 27/11/2017 11:00 WIB
BRI Syariah Mulai Salurkan KUR ke Sektor Perdagangan
JAKARTA_DAKTACOM: PT Bank BRI Syariah melebarkan sayap dalam usaha penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR ke sektor perdagangan, setelah sebelumnya fokus ke sektor pertanian dan perikanan.
Direktur Utama BRI Syariah Moch. Hadi Santoso mengatakan, sebelumnya perseroan hanya fokus menyalurkan KUR kepada lapangan usaha perikanan dan pertanian saja. Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. ini sekarang membidik sektor usaha yang lebih bervariasi.
“Kita memang kemarin dibatasi harus memberikan ke perikanan dan pertanian saja, sekarang dilepas. Tadinya juga mencakup Indonesia Timur, tetapi sekarang dilepas lebih kepada sektor usaha mana saja yang butuh lebih cepat,” ucapnya pada Ahad (26/11).
Sekarang BRI Syariah juga membuka diri untuk menyalurkan kredit bersubsidi tersebut ke lapangan usaha perdagangan. Hadi mengakui bahwa sektor ini memunculkan permintaan pinjaman paling banyak.
Sementara itu, terkait rencana pemerintah menurunkan suku bunga KUR dari 9% menjadi 7%, BRI Syariah mengaku siap mengikuti ketentuan ini.
Pemerintah berencana menerapkan skema tanggung renteng dalam penyaluran KUR mulai tahun depan. Cara ini diharapkan dapat menjaga risiko pembiayaan di level aman.
“Jadi nanti dibuat kelompok lalu diberikan pembiayaan ke kelommpok itu. Mereka kan saling mengenal, jadi malu kalau salah satu enggak bayar karena akan harus ditanggung yang lain,” kata Hadi.
PT Bank BRI Syariah optimistis mampu memenuhi target penyaluran pembiayaan dalam program kredit usaha rakyat sejumlah Rp500 miliar sampai pengujung tahun ini. Alokasi pendanaan tersebut sesuai usulan bahwa seluruhnya untuk KUR mikro.
Sekretaris Perusahaan BRI Syariah Indri Tri Handayani mengatakan, sampai dengan periode 31 Agustus 2017 total penyaluran pembiayaan KUR mencapai Rp355 miliar. Alokasi khusus untuk segmen mikro sesuai dengan usulan perseroan.
“Hingga tahun ini, BRI Syariah menjadi satu-satunya penyalur kredit usaha rakyat berskema syariah. Kami mendukung penuh program pemerintah dalam memberdayakan UMKM,” tuturnya kepada Bisnis secara terpisah.
Dengan realiasi penyaluran pembiayaan mencapai Rp335 miliar, jumlah debitur KUR BRI Syariah sebanyak 15.121 jiwa. Adapun rerata pembiayaan yang disalurkan kepada setiap debitur sekitar Rp22 juta.
Editor | : | |
Sumber | : | bisnis.com |
- PT Naffar Perdana Wisata Ajak Semua Travel Umroh Untuk Kerjasama Raih Keberkahan Memuliakan Tamu Allah
- LippoLand Perkuat Posisi dengan Visi, Misi, dan Logo Baru Sambut Pertumbuhan Industri Properti
- Specta Color Zumba Bersama Liza Natalia di WaterBoom Lippo Cikarang
- BPR Syariah HIK Parahyangan Raih Penghargaan Infobank Sharia Award 2024
- RUPSLB PT Lippo Cikarang Tbk Setujui Rights Issue 3 Miliar Saham untuk Pengembangan Bisnis
- CIMB Niaga Suryacipta Dipimpin Banker Muda Inspiratif Krisfian A. Hutomo
- Kurniasih Dukung Upaya Kemenaker Agar Tidak Ada PHK di Sritex
- Anggota IKAPEKSI INDONESIA Desak Penyelesaian Konflik dan Langkah Hukum terhadap Pelanggar
- LPCK Berkomitmen Menciptakan Lingkungan Asri dan Harmonis
- LPCK Terus Berinovasi Sambut Pertumbuhan Pasar Properti
- IKAPEKSI Gelar Munaslub, Pranyoto Widodo Terpilih Sebagai Ketua DPP Periode 2024-2029
- POJK Merger BPR/S, Ini Kata Ketua Umum DPP Perbarindo Tedy Alamsyah
- Perbarindo DKI Jakarta dan Sekitarnya Gelar Rakerda. Bahas Merger BPR/S
- Peserta Tunggak Iuran, BPJS Kesehatan Cabang Bekasi Dorong Manfaatkan Program Rehab
- Bank Syariah Artha Madani Raih 2 Penghargaan Tata Kelola di GRC Awards 2024
0 Comments