Parlemen / DPR RI /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 14/11/2017 10:00 WIB

Standarisasi Kebersihan Pariwisata Indonesia Dinilai Sangat Rendah

Leida Hanifa Komisi 8 DPR RI
Leida Hanifa Komisi 8 DPR RI
BELITUNG_DAKTACOM: Anggota Komisi X DPR Leida H Amalia menyanyangkan standarisasi kebersihan pariwisata di Indonesia masih sangat rendah. Sebagai contoh, masih kurangnya ketersedian tempat sampah atau papan petunjuk yang memberi tahukan dimana saja tempat sampah tersedia sehingga wisatawan bisa menghargai dan menjaga lingkungan wisata dengan baik tanpa membuang sampah sembarangan. 
 
"Jika tempat-tempat wisata terlihat bersih, maka akan menjadi nilai lebih bagi Indonesia, baik  di mata wisatawan lokal maupun wisatawan internasional," ungkapnya usai melakukan pertemuan dengan sejumlah mitra kerja Komisi X DPR pada Kunjungan Kerja ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin, (13/110).
 
Menurut Ledia, kalau berbicara soal wisata maka akan terkait dengan masalah kenyamana bagi wisatawan yang datang untuk melihat keindahan alam yang cantik sekaligus menjadi pengalaman yang menarik. Lebihlanjut dikatakan, kebersihan tidak hanya menyangkut tempat sampah melainkan tetapi toiletpun harus di jaga. “Walau masalah ini kelihatanya sepele, namun ini sangat perlu, tidak harus bagus tapi bersih,” tandasnya.
 
Untuk itu dia berharap, masyarakat harus dilatih dan dicermati mengenai pentingnya masalah kebersihan.
 
Seperti halnya negara-negara lain, destinasi wisatanya tidak kalah bagus dengan negara Indonesia namun banyak wisatawan yang tertarik memilih berkunjung ke negara lain, karena mereka melihat kebersihan dan akses untuk menuju lokasi tersebut mudah.
 
"Untuk itu pula, saya mendorong Kementerian Pariwisata untuk menetapkan standar destinasi wisata, jangan hanya menetapkan 10 daerah destinasi di 10 provinsi yang menjadi daerah tujan wisata tetapi tidak ada standarnya," pungkas Ledia dengan menambahkan, harus ada standar operasional prosedur (SOP) bagaimana seharusnya melayani wisatawan yang baik. 
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : dpr.go.id
- Dilihat 61 Kali
Berita Terkait

0 Comments